Tips-tips Sederhana untuk Mengantisipasi Dampak Banji

            Musim hujan memang mengakibatkan suatu ketakutan tersendiri bagi masyarakat. Karena biasanya hujan akan terjadi dengan intensitas yang tinggi dan naiknya debit air di sejumlah sungai dan pintu air di ibukota. Bila sudah terjadi hal seperti ini, maka terjadinya banjir tak dapat terelakkan lagi. Tanggung jawab untuk mengurangi terjadinya banjir bukan hanya dapat dilakukan oleh masing-masing individu. Namun juga memerlukan koordinasi dan kerjasama yang baik dari pihak pemerintah maupun masyarakat. Masyarakat perlu menjaga kebersihan lingkungan dengan langkah-langkah sederhana, misalnya tidak membuang sampah sembarangan, tidak mengotori selokan dan sungai serta menyisakan sejumlah lahan kecil untuk ditanami pohon. Pemerintah pun perlu menerapkan sejumlah langkah konkret, misalnya dengan penerapan ProKasih (Program Kali Bersih) secara teratur dan berkala serta mengalokasikan sejumlah pemukiman di bantaran sungai.
Penanggulangan banjir tidak dapat dilaksanakan dalam sekejap mata. Oleh sebab itu selain perlu ikut serta dalam usaha mencegah banjir, masyarakat ibukota yang tinggal di daerah yang rawan banjir wajib menyiapkan sejumlah hal untuk mengantisipasi dampak banjir. Sehingga walaupun jalanan di sekeliling kawasan perumahan sudah terkepung banjir, setiap keluarga dapat tetap melaksanakan aktivitas di rumah.
Makanan Pokok merupakan Persediaan Wajib Selama Musim Penghujan dan Banjir Melanda
Sumber : www.pelukissenja.wordpress.com
Berikut adalah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi dampak banjir :
1.      Selalu sediakan berbagai bahan makanan pokok di rumah. Bahan-bahan pokok yang penting seperti beras, air minum, minyak goreng, telur dan garam merupakan bahan penting yang wajib ada di saat musim hujan tiba.
2.      Selain bahan makanan pokok, sediakan pula berbagai makanan pelengkap seperti mie instan, nugget, sosis dan makanan kalengan. Berbagai sayuran yang cukup tahan lama seperti kol, brokoli, kembang kol dan sawi yang diasinkan juga dapat disimpan sebagai bahan persediaan makanan.

3.      Stok air bersih juga sangat dibutuhkan untuk kegiatan MCK (Mandi, Cuci, Kakus), memasak dan membersihkan rumah. Siapkanlah sejumlah air bersih di wadah-wadah besar seperti bak mandi, tong dan ember besar.
4.      Selain persediaan air bersih yang mencukupi, berbagai perlengkapan pembersih lainnya seperti karbol dan pembersih lantai juga wajib dipersiapkan untuk membersihkan lingkungan pasca terjadinya banjir.
5.      Siapkan kendaraan dengan bahan bakar yang mencukupi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi apabila kita memerlukan kendaraan untuk keluar rumah dan banjir sudah mengepung area pengisian bahan bakar.
jakartaoutdoor, kasur busa inoac, supllier kasur busa, distributor kasur busa inoac
by tribunenews
6.      Peralatan darurat seperti lilin dan korek api, emergency lamp dan charger portablejuga perlu dipersiapkan untuk mengantisipasi matinya aliran listrik saat banjir semakin meninggi.
7.      Ada baiknya bila masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir lebih banyak menggunakan perabot rumah yang terbuat dari plastik atau aluminium. Kedua jenis bahan tersebut akan tetap aman bila terendam banjir. Sementara bahan-bahan dari kayu atau besi dapat lapuk atau berkarat bila terendam banjir.
8.      Bila keluarga memiliki hewan peliharaan, tempatkanlah hewan peliharaan di tempat yang kering, bersih dan tidak lembap. Siapkanlah persediaan makanan hewan dan kebutuhan lainnya.
Demikianlah tips-tips sederhana yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi dampak meluasnya banjir. Ketika terjadi banjir, kemungkinan besar kita tidak dapat bepergian keluar rumah. Walaupun daerah di sekitar rumah kita tidak mengalami banjir, namun daerah lainnya kemungkinan besar mengalami banjir akibat curah hujan yang tinggi atau adanya banjir kiriman dari wilayah lain. Sehingga kemungkinan daerah lain terisolasi akan menjadi lebih besar. Sungguh baik bila kita terus waspada dengan persiapan yang memadai, serta selalu melakukan koordinasi dengan warga sekitar untuk memantau informasi terkini mengenai banjir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar